Oleh: Hetik Yuliati Pencemaran udara yang diakibatkan oleh emisi kendaraan bermotor di Indonesia memiliki dampak yang sangat berbahaya bagi kehidupan makhluk hidup. Menurut Wikipedia, hidrokarbon yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar di udara dapat bereaksi dengan bahan-bahan lain dan akan membentuk ikatan baru yang disebut plycyclic aromatic hidrocarbon (PAH) yang banyak dijumpai di daerah industri dan padat lalu lintas. Bila PAH ini masuk dalam paru-paru akan menimbulkan luka dan merangsang terbentuknya sel-sel kanker. Timbel atau plumbun (Pb) yang dihasilkan dari emisi kendaraan bermotor memiliki berbagai dampak negatif yang berbahaya bagi makhluk hidup. Timbel (Pb) dapat menyebabkan pengendapan protein dan menghambat pembuatan haemoglobin, gejala keracunan akut yang bisa menyebabkan hilang nafsu makan, konstipasi, lelah, sakit kepala, anemia, kelumpuhan anggota badan, kejang dan gangguan penglihatan. Janin dan balita sangat peka terhadap keracunan Pb. Timbel dapat ...
Komentar
Posting Komentar